• TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

nambah_wawasan

  • Home
  • Social Media
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
  • Downloads
    • Movie
    • Games
    • Software
      • Office
  • Transportation
    • Bus
    • Train
    • Taxi
    • Travel
  • My Pekalongan
    • Kota Batik
    • Kota Santri
  • BUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTAS

    Translate

    About Me

    Unknown
    View my complete profile

    read !

    JADILAH PELOPOR KESELAMATAN LALU LINTAS - KESELAMATAN LALU LINTAS ADALAH TANGGUNG JAWAB KITA BERSAMA

    PENTING !

    LAKUKAN YANG TERBAIK SELAGI KAMU MAMPU

    Download

    visitor

    imam budy prastiyo. Powered by Blogger.

    Blog Archive

    • ►  2016 (2)
      • ►  October (2)
    • ▼  2015 (18)
      • ►  July (4)
      • ►  June (1)
      • ►  May (2)
      • ▼  March (9)
        • Pendaftaran Taruna Perhubungan (SIPENCATAR) 2015
        • Pentingnya mematuhi marka jalan
        • Sejarah Pekalongan
        • Jalan Lingkar Utara Pekalongan
        • Pelanggaran Lalu Lintas & SIM
        • kecelakaan
        • Manajemen Keselamatan
        • Keselamatan & Kecelakaan
        • Defensive Driving
      • ►  February (2)
    • ►  2014 (8)
      • ►  May (8)
    Powered By Blogger

    calm driving & safety first !

    calm driving & safety first !

    Saatnya Bertindak - Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 - 2020

    Sekecil apapun tindakan kita untuk keselamatan jalan, kita sudah berkontribusi melakukan aksi untuk kemajuan bangsa

    Decade of Action for Road Safety

    Dengan adanya Dekade Aksi Keselamatan Jalan, ini merupakan kampanya untuk mewujudkan keselamatan jalan yang nyata.

    Empati Menyelamatkan Orang Lain

    Sedikit empati dapat menyelamatkan orang lain,jangan bersikap apatis dalam berlalu lintas demi terwujudnya keselamatan jalan

    Rambu Lalu Lintas

    Selalu patuhi rambu - rambu lalu lintas di jalan demi keselamatan bersama

    Jangan Ada Korban

    Jangan ada lagi kecelakaan, bayangkan jika keluarga kita yang menjadi korban, mari cegah kecelakaan dengan tertib berlalu lintas

    Saturday, March 28, 2015

    Pendaftaran Taruna Perhubungan (SIPENCATAR) 2015

    By Unknown6:36 AMNo comments
    Syarat & Cara Mengikuti Seleksi Calon Taruna BPSDM Perhubungan


    Badan Pengembangan SDM Perhubungan tahun ajaran 2015 akan menerima 3500 taruna baik taruna perhubungan darat, laut, maupun udara dan kereta api. Seluruh pemuda – pemudi Indonesia diundang untuk mengikuti seleksi penerimaan calon taruna (sipencatar) tahun 2015.

    PERSYARATAN ADMINISTRASI
    1.     Usia maksimum 23 tahun pada bulan September 2015
    2.     Jenis kelamin pria/wanita
    3.     Belum menikah dan sanggup tidak menikah selama masa pendidikan dengan dibuktikan surat pernyataan belum menikah
    4.     Tinggi badan minimal pria 160cm dan wanita 155cm, khusus untuk program penerbang minimal pria 167cm dan wanita 160cm
    5.     Menyerahkan pas foto terbaru ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar dengan warna background merah, dan foto copy STTB, nilai UN, akte kelahiran dan surat keterangan belum menikah dari kelurahan/desa
    6.     Bagi yang masih duduk di kelas XII SMA/sederajat, membawa surat keterangan dari kepala sekolah sebagai peserta UN
    7.     Membayar biaya pendaftaran, dengan ketentuan sebagai berikut:
    -         Untuk program studi transportasi darat sebesar Rp 100.000,-
    -         Untuk program studi transportasi laut sebesar Rp 100.000,-
    -         Untuk program studi transportasi udara sebesar Rp 150.000,-
    8.     Membawa bukti pembayaran uang pendaftaran yang telah disetorkan :
    -         Ke rekening bendahara penerima, bagi yang mendaftar pada satuan kerha UPT BPSDM

    TATA CARA PENDAFTARAN
    1.     Pesrta datang sendiri kelokasi pendaftaran dan mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan
    2.     Lokasi pendaftaran dan tempat tes sebagai berikut:
    a.     Satuan kerja UPT BPSDM Perhubungan
    -         PKT J Tegal – Jl. Semeru No.3 Tegal Tlp. (0283) 351061
    -         STIP Jakarta – Jl. Marunda Raya, Jakarta Utara Tip. (021) 44834345
    -         STPI Curug – Jl. Raya PLPI STPI Curug, Tangerang Tlp.(021)5 982204-5 Ext.527
    -         BPPTD Palembang – Jl. Sabar Jaya No. 11S Perajin, Mariana Palembang Tlp.(0711) 7537263
    -         BPPTD Bali – Jl. Batu Hyang No. 109 X Batu Bulan, Gianyar Bali Tip. (0361) 291103
    -         STTD Bekasi – Jl. Raya Setu KM.3,5 Cibuntu, Cibitung Bekasi, Tlp.(021) 8254640,82608995-6
    -         API Madiun – Jl. Tirta Raya Kola Madiun, Jawa Timur 63129, Telp. 0351-461597
    -         PIP Semarang – Jl. Singosari No. 2A Semarang Tip.( 024) 8311527
    -         PIP Makassar – Jl. Tentara Polajar No. 173 Makassar Tip.(0411) 316975
    -         ATKP Madan – Jl. Penerbangan No.85 Padang Bulan Km.8,5 Medan Tlp.(061) 8360675
    -         ATKP Surabaya – Jl. Jemur Andayani 1173 Wonocolo Surabaya Tlp.(031) 8410871
    -         ATKP Makassar – Jl. Poros Makassar Maros, Km 25 Mandai Sulsel Tip. (0411) 373212
    -         Poltekpel Surabaya – Jl. Gunung Anyar Blvd. No. 1, Rungkut, Surabaya Tip. (031)871464318714673; Fax (031) 8714652
    -         BPPP Jayapura – Jl. Kayu Batu No. S Jayapura 99117 Po Box 1324 Tlp.(0967) 541049
    -         BPPP Palembang – Jl. Adi Sucipto,Talang Betutu Palembang Tip. (0711) 410930
    -         BP21P Sorong – Jl. Tanjung Soka No.1 Distrik Sorong Barat Tlp.08179152858
    -         LP3 Banyuwangi – Komplek Bandara Blimbingsari, JI.Agung Wilis Kccamatan Rogojampi Banyuwangi
    -         BP21P Malahayati Aceh Besar – Jl. Malahayati KM. 19 Aceh Besar- Prov. Aceh
    b.     Dinas Perhubungan
    -         Dishubkomlnfo Prov. Sumatera Barat Jl. Raden Saleh, No. 12 Padang Telp. (0751) 40330,40331 , 40332
    -         Dishub Prov. Jambi Jl. Prof. M. Yamin, SH No. 76 Telp. (0742) 60348, 63195
    -         Dishubkominfo Prov. Kalimantan Tongah Jl. Letjen S. Parman No.1 Palangkaraya Telp. (0536) 3221090
    -         Dishubkominfo Prov. Nusa Tenggara Barat Jl. Langko No. 49 Mataram Tclp. (0370) 633735, 637484, 631778
    -         Dishub Prov. Sulawesi Tengah Jl. R.A Kartini No.35 Palu lclp. (0451) 421602, 422196, 424570, 423039
    -         Dishub Prov. Maluku Jl. Raya Pattimura No. 21 Telp.(0911) 352852, 352629, 352531, 352411, 352852
    -         Dishub Prov. Nusa Tenggara Timur Jl. Palapa No. 17 Kupang Telp.(0380) 833691, 831321 , 831753, 823009
    -         Dishubkominfo Prov. Sulawesi Tenggara Jl. Sultan Hasanuddin No. 63 Telp. (0401) 3121964, 3121804

    JENIS DAN TAHAP SELEKSI
    1.     Seleksi administrasi meliputi kelengkapan administrasi
    2.     Seleksi potensi akademik
    3.     Seleksi kesehatan, kesamaptaan, psikotes, dan wawancara yang dilaksanakan di masing – masing lokasi pendaftaran  berdasarkan kriteria yang telah ditentukan

    LAIN-LAIN
    1.     Pendaftaran dimulai tanggal 30 maret s.d. 1 juni 2015
    2.     Tes potensi akademik dilaksanakan tanggal 16 juni 2015
    3.     Tidak diadakan sutrat menyurat antara peserta seleksi dengan panitia sipencatar perhubungan
    4.     Hasil seleksi akademik dan pantukhir akan diumumkan di website kementrian perhubungan (www.dephub.go.id), BPSDM (bpsdm.dephub.go.id) dan lokasi pendaftaran.
    5.     Program studi di PKTJ dan STTD dapat menerima peserta berstatus PNS/BUMN yang mendapat tugas belajar dari instasinya dengan usi amaksimum 30 tahun pada bulan September 2015

    6.     Uang pendaftaran tidak dapat ditarik kembali bila sudah disetorkan



    Beritatrans.com



    Read More

    Pentingnya mematuhi marka jalan

    By Unknown6:07 AM1 comment

          Rata – rata kesadaran masyarakat Indonesia untuk mematuhi peraturan lalu lintas itu masih sangat kurang. Hal ini disebabkan karena budaya yang sudah melekat di masyarakat untuk melakukan pelanggaran lalu lintas, walaupun itu dilihat pelanggaran sepele. Misalkan berhenti saat lampu merah, tetapi kendaraan tersebut melewati batas marka stop/berhenti dan masuk ke area pejalan kaki ( zebra cross ) dan itu akan mengakibatkan terganggunya / terhambatnya akses untuk pejalan kaki serta membahayakan keselamatan pejalan kaki.
       
       Kebiasaan masyarakat yang tidak patut untuk dilakukan itu sudah menjadi budaya keseharian masyarakat. Dari kebiasaan, kebiasaan, dan kebiasaan, lama – lama hal itu dianggap lumrah dan tidak lagi merupakan pelanggaran lalu lintas. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia dalam memahami dan mematuhi tata tertib lalu lintas masih kurang. Bisa disebabkan karena faktor pendidikan masyarakat yang rendah ataupun kurangnya sosialisasi terhadap ketentuan peraturan lalu lintas.
    Kali ini saya mengambil contoh di salah satu kota di Jawa Tengah, saya melihat bahwa adanya pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh masyarakat ( pengemudi kendaraan ). Berikut gambarnya



    sumber dari pantauan cctv ATCS Kota Pekalongan


          Dari kedua contoh gambar di atas, terlihat jelas bahwa pengguna sepeda motor telah melakukan pelanggaran lalu lintas karena menghentikan kendaraannya melewati garis batas marka stop. Jika ada pengguna jalan / pejalan kaki yang akan menyebrang menggunakan zebra cross akan terganggu dan risiko kecelakaan semakin besar. Berarti ini merupakan tindak pelanggaran yang merampas hak pejalan kaki untuk mendapatkan rasa aman dan terjaminya keselamatan saat hendak menyebrang.

         Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat yang senantiasa patuh dan taat terhadap peraturan lalu lintas maka kita harus membudayakan tertib berlalu lintas. Dengan kita melakukan tindakan berlalu lintas yang tidak melanggar maka akan memberi contoh kepada pengguna jalan yang lain dan mereka akan mengikutinya. Jadi budaya yang tidak tertib bisa diubah menjadi budaya tertib dengan dimulai dari diri kita sendiri. Apabila kita melihat pengguna jalan lain yang melakukan pelanggaran, maka sebaiknya kita memberitahunya dengan sopan santun. Sehingga tidak menyinggung perasaan pengguna jalan tersebut.

    Jadi, tunggu apa lagi,
    kalau bukan kita, siapa lagi,
    kalu bukan sekarang, kapan lagi,
    mari kita bersama – sama melakukan aksi keselamatan jalan, demi terwujudnya transportasi di Indonesia yang aman, nyaman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu.


    Imambudyprastiyo.blogspot.com
    Read More

    Friday, March 13, 2015

    Sejarah Pekalongan

    By Unknown10:36 AMNo comments
           Asal – usul nama Pekalongan yang sampai kini meluas dan masih hidup dikalangan masyarakat, keseluruhannya saling berbeda dan tanpa sadar kejelasan berdasarkan fakta. Kesemuanya serba di buat – buat menurut versi penceritaannya dimana asalnya dari leluhurnya ( turun menurun ).Sedang versinyapun satu sama lainnya serba dibumbuhi yang seakan – akan berkejadian dalam kisah itu sendiri. 

           TOPO NGALONG.
    Legenda menerangkan bahwa Pekalongan adalah dari TOPO NGALONG – nya Joko Bahu ( Bahu Rekso ) yang dianggapnya pahlawan daerahnya kota Pekalongan yang kemudian menjadi Pahlawan Mataram yang berasal dari Kesesi Kabupaten Pekalongan Putra Kyai Cempaluk.
    Dikisahlkan tatkala Joko Bau bertapa di alas Gambiran ( kemudian menjadi Gambaran Muka PLN Pekalognan ) tak ada satupun yang bisa dapat menggugahnya termasuk Raden Ngaten Dewi Lanjar ( ratu segoro Lor ) . Godaan – godaan dari prajurit silumannya dewi lanjar Bisa dikalahkan dengan kekuatan gaibnya Joko Bahu yang dalam kisah selanjutnya Dewi Lanjar kemudian bertekuk lutut dan dipersuntingnya.
    Satu – satunya yang bisa menggugah Topo Ngalongnya Joko Bahu adalah TAN KWIE DJAN yang mendapat tugas dari mataram.
    Tan Kwie Djan berhasil, yang akhirnya bersama sowan Mataram untuk menerima tugas lebih lanjut.
    Dari asal Topo Ngalong inilah kemudian timbul Nama Pekalongan, Karena waktu topo ngalong ini jamannya Sultan Agung , maka timbullah ” NAMA PEKALONGAN ” menurut versi ini seputar abad 17. ( dalam sejarah Bahu Rekso gugur 21 september 1628 di Batavia dalam peperangan melawan VOC).
    Versi Topo Ngalongnya Joko Bahu ini berbeda tempat, ada yang menerangkan di Kesesi , Wiradesa dan ada yang terangkan diantara Ulujami – Comal – Kesesi, di alun – alun Pekalongan , Slamaran.

            KALINGGA.
    Sementara masyarakat Pekalongan beranggapan bahwa letak kerajaan Kalingga konon adalah di desa Linggoasri kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Dari Klingga inilah kemudian dihubungkan dengan kata kaling, keling, kalang, dan akhirnya menjadi kalong. Dan dari kata kalong kemudian timbullah nama Pekalongan. Karena kerajaan kalingga di abad 6 – 7, maka timbulnya nama Pekalongan menurut versi ini seputar abad 6 s/d 7.

             KALONG ( KELELAWAR )
    Dari asal kata kalong ( kelelawar ) , karena di Pekalongan dulunya banyak kelelawar / kalong, terutama di daerah kesesi dimana asal mula Bahu Rekso dilahirkan dari keluarga Kyai Cempaluk. Dalam versi yang sama, tempatnya lain, yakni dikisahkan disepanjang kali Pekalongan ( kergon ) , dimana disini dulunya diatas pohon Slumpring banyak binatang kelelawarnya dan juga di atas Randu Gembyang ( kandang panjang Kota Pekalongan ) yang banyak kelelawarnya dan merupakan tanda bagi kaum nelayan yang biasa dijadikan pedoman bahwa disitu adalah pantai, yang kemudian dinamakan Pekalongan. Inipun terjadi seputar abad ke 17 ( jamannya Bau Rekso)

              KALANG.
    Pekalongan , ada yang menerangkan dari kata kalang dan kalang disinipun sebenarnya ada beberapa pengertian Yakni :
    1. Asal kata dari Kalingga – keling dan kemudian kalang .
    2. Kalang yang berarti hilir mudik .
    3. Kalang berarti sama sejenis ikan laut ( cakalang ) .
    4. Kalang yang berarti diasingkan ke....( di selong ) .
    Di dalam satu cerita rakyat daerah Pekalongan ini bermula berupa Hutan semak – semak yang banyak setan, silumannya dan tempat tersebut merupakan suatu tempat yang ditakuti oleh siapapun. Oleh Mataram kemudian tempat semacam ini dipergunakan untuk pembuangan sebagai hukuman bagi orang – orang yang membangkang pada Mataram ataupun yang dianggapnya membahayakan bagi Mataram sendiri.,Diantaranya yang dikalang disini menurut cerita adalah Bahu Rekso yang tadinnya putra Mataram.Dari kata ini pada masa selanjutnya kalang berkembang menjadi kalong dan kemudian Pekalongan . juga sebelumnya ada yang menyebutnya Pekalangan. Disamping itu kalang ada yang mengartikan gelanggang, sekelompok dsb .
              
             ASAL DAERAH SEMULA .
    Pekalongan yang di Pekalongan yang sekarang ini semula pindahan dari daerah Pekalongan yang terletak di Surabaya, Jawa Timur, sebagai transmigran istilah sekarang . Kapan mulai pindah kepesisir utara yang kemudian dinamakan Pekalongan seperti daerah asalnya belumlah jelas ( keterangan ; Peta Surabaya Tauhun 1866 , di daerah ini tercantum Nama Pekalongan sebagai Wilayah dan sungai ) .
              PEKALONG .
    Diteliti asal katanya pek dan along ini bermacam pula artinya , diantaranya adalah berarti ;
    Pek = seratus , pak de ( si wo ) , luru ( mencari , apek ), sedang Along yang tadinya halong , adalah bahasa sehari – hari nelayan yang berarti mendapat banyak .
    Pek Along kemudian berarti , mencari ikan di laut mendapat ( hasil ). Dari Pek Along , kemudian menjadi A – Pek – H – Long – An = Pekalongan , dan bagi masyarakat sendiri dikromokan menjadi PENGANGSALAN, ( angsal = dapat ) . jadi agaknya mendekati kebenaran .
    Rupa – rupanya dari itulah kemudian keluarlah keterangan masalah Lambang yang dipakai Kota Pekalongan sampai sekarang ini , dimana awalnya dari produk dewan perwakilan rakyat Daerah Kota Besar Pekalongan tertanggal 29 januari 1957 dan diperkuat lagi dengan dicantumkannya tambahan Lembaran Daerah Swatantra tingkat 1 Jawa tengah tanggal 15 Desember 1958 , seri B Nomor 11 . dan juga dikisahkan oleh menteri dalam Negeri dengan keputusannya tanggal 4 Desember 1958 , N0omor ; KPTS – PPD / 00351 / 11 / 1958 .

    MAKAM KERAMAT SAPURO 
         Makam keramat Sapuro Kota Pekalongan yang lokasinya dekat dengan jalur pantura ini laksana magnet bagi masyarakat Kota Batik Pekalongan dan sekitarnya. Komplek pemakaman umum kelurahan Sapuro ini menjadi salah satu tujuan wisata religius dikarenakan di komplek pemakaman ini terdapat makam Al Habib Ahmad Bin Abdullah Bin Tholib Al Athas, seorang tokoh penyebar agama Islam di Kota Pekalongan dan sekitarnya. Apalagi setiap hari kamis sore sampai hari jum’at,komplek pemakaman ini penuh sesak dengan para peziarah yang datang dari berbagai penjuru kota di Indonesia. Lokasi makam Habib Ahmad bin Abdullah binThalib Al Athas ini sangat mudah di jangkau karena tempatnya sangat strategis. Yakni kurang lebih 100 meter dari jalan Jendral Sudirman. Sekitar 500 meter dari perempatan Ponolawen ke arah timur, atau sekitar 2 kilometer ke arah barat dari Terminal induk Kota Pekalongan.

    Al Habib Ahmad Bin Abdullah Bin Thalib Al Athas. 
         Al Habib Ahmad Bin Abdullah Bin Thalib Alathas dilahirkan di kota Hajren Hadramaut Yaman pada tahun 1255 hijriyah atau tahun 1836 masehi. Beliau menghabiskan masa remajanya untuk menimba ilmu agama di kota asalnya. Beragam disiplin ilmu agama berhasil beliau raih dengan gemilang. Setelah Habib Ahmad muda menguasai Al Qur’an dan banyak mendalami ilmu-ilmu agama di daerah asalnya, beliau melanjutkan menuntut ilmu kepada para pakar dan ulama-ulama terkenal yang mukim di Mekkah al Mukaromah dan Madinah Al Munawwaroh. Sekalipun banyak mendapat tempaan ilmu dari banyak guru di kedua kota suci ini, namun guru yang paling utama dan paling besar pengaruhnya bagi pribadi Habib Ahmad adalah As Sayyid Ahmad Zaini Dahlan. Assayyid Ahmad Zaini Dahlan adalah seorang pakar ulama yang sangat banyak muridnya di Mekkah al Mukarromah maupun di negara-negara lainnya. Banyak ulama-ulama dari Indonesia yang juga berguru kepada Assayyid Ahmad Zaini Dahlan. Seperti, Hadrotul Fadhil Mbah KH Kholil Bangkalan Madura dan Hadrotusy Syaikh KH Hasyim Asy’ari Jombang Jawa Timur. Kedua ulama ini adalah cikal bakal jamiyyah Nahdlotul Ulama. Setelah selesai dan lulus menempuh pendidikan dan latihan, terutama latihan kerohanian secara mendalam, Habib Ahmad mendapat tugas dari gurunya untuk berdakwah menyebarkan syariat agama Islam di kota Mekkah. Di kota kelahiran Nabi Saw ini, Habib Ahmad sangat dicintai dan di hormati oleh segala lapisan masyarakat, karena Habib Ahmad berusaha meneladani kehidupan Rosulallah Saw. Habib Ahmad mengajar dan berdakwah di kota Mekkah sekitar tujuh tahun. Setelah itu beliau pulang ke kampung kelahiran beliau,Hadramaut. Tidak lama mukim di kota kelahirannya, Habib Ahmad merasa terpanggil untuk berdakwah di Asia Tenggara. Dan pilihan beliau jatuh ke Indonesia. Karena memang pada waktu itu sedang banyak-banyaknya imigran dari Hadramaut yang datang ke Indonesia. Di samping untuk berdagang juga untuk mensyiarkan ajaran Islam. Setibanya Habib Ahmad di Indonesia,beliau memilih tinggal di Pekalongan Jawa Tengah. Karena Habib Ahmad melihat kondisi keagamaan di Pekalongan yang masih sangat minim. Dan saat pertama menginjakkan kakinya di Pekalongan, Habib Ahmad melaksanakan tugas sebagai imam di Masjid Wakaf yang ada di kampung Arab (sekarang Jl. Surabaya). Dari Masjid Wakaf inilah Habib Ahmad memulai dakwah Islamiyyahnya. Dari pengajian kitab-kitab fiqih, pembacaan daiba’i, barzanji, pembacaan wirid,dzikir dan lain sebagainya. Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Alathas juga dikenal sebagai ulama hafidz ( penghafal al Qur’an), Habib Ahmad adalah seorang ulama yang selalu tampil dengan rendah hati (tawadhu),senang bergaul dan gemar bersilaturrohim dengan siapa saja. Habib Ahmad paling tidak senang,bahkan marah kalau ada yang mengkultuskan dirinya. Kendati demikian, Habib Ahmad tidak dapat mentolerir terhadap hukum-hukum dari Allah dan Rosul-Nya yang di remehkan oleh orang lain. Habib Ahmad sangat teguh dan keras memegang syariat Islam,seperti masalah amar ma’ruf nahi mungkar. Pada zamannya dahulu, Habib Ahmad ibarat Kholifah Umar bin Khothob yang sangat tegas dan keras menentang setiap kemungkaran. Tidak peduli yang berbuat mungkar itu pejabat maupun orang awam. Satu contoh, para wanita tidak akan berani lalu lalang di depan kediaman Habib Ahmad kalau tidak mengenakan tutup kepala (kerudung). Kalau ketahuan oleh Habib Ahmad pasti langsung kena teguran. Tidak peduli wanita muslim ataupun non muslim. Menjelang akhir hayatnya, Habib Ahmad bin Abdullah bin Tholib Alathas mengalami patah tulang pada pangkal pahanya,akibat jatuh hingga beliau tidak sanggup berjalan. Sejak saat itu beliau mengalihkan semua kegiatan keagamaannya di kediamannya, termasuk sholat berjamaah dan pengajian. Penderitaan ini berlanjut sampai beliau dipanggil pulang ke Ramatullah. Habib Ahmad Bin A bdullah Bin Thalib Alathas meninggal dunia pada malam ahad 24 rajab 1347 hijriyyah atau tahun 1928 masehi. Habib Ahmad meninggal dunia dalam usia 92 tahun. Walaupun Habib Ahmad meninggal dunia pada tanggal 24 rajab, akan tetapi acara khaulnya di peringati setiap tanggal 14 sya’ban, bertepatan dengan malam nisyfu sya’ban.

    Masjid Sapuro Didirikan Sejak 294 Tahun Lalu 
        Penyebaran agama islam di Pekalongan sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya situs bersejarah di Kelurahan Sapuro, Pekalongan Barat, yakni Masjid Jami' Aulia yang hingga kini masih berdiri tegak di tengah pemakaman umum Sapuro. Didepan pintu masjid terdapat prasasti bertuliskan huruf arab yang terbuat dari kayu. Penyebaran agama islam di Pekalongan sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Diperkirakan umur masjid tersebut saat ini mencapai 294 tahun. Hal ini dibuktikan dari prasasti yang bertuliskan pada tahun 1135 H masjid itu didirikan. Saat ini sudah memasuki 1429 H. bentuk bangunan masjid itu cukup sederhana. Temboknya bercorak arsitektur Timur Tengah dengan tiga pintu besar dari kayu. Sementara ruang utamanya mengacu pada tradisi Jawa dengan menggunakan empat saka guru yang semuanya menggunakan kayu jati. Untuk memperkokoh bangunan tersebut dilengkapi dengan penyangga dari batu. Konon, kayu - kayu untuk bengunan masjid itu berasal dari sisa pembangunan Masjid Demak masa Walisongo. Sedangkan mimbar untuk khotbah berornamen ukir-ukiran lengkap dengan trap tangga yang merupakan hadiah dari Sunan Kalijaga. Pengelola Masjid Sapuro, Kiai Dananir mengungkapkan ada empat ulama asal Demak yang menyebarkan islam diwilayah Pantura yakni Kyai Maksum, Sulaiman, Lukman dan Nyai Lindung. “Keempat ulama itu membangun masjid di sekitar Alas Roban, Batang. Bahkan fondasi bangunan dan tempat wudhu saat itu sudah dibuat,”ucapnya.
         Dikatakan, mereka berempat mendapat petunjuk dari Allah bahwa nantinya tempat tersebut tak akan ada penghuninya.& ldquo;Pada akhirnya mereka menemukan tempat di Sapuro,” imbuh penjaga masjid, Fauzan. Beberapa waktu setelah itu masjid tersebut dikelola dari generasi ke generasi sampai akhirnya dinamai Masjid Aulia Sapuro. Karena usia masjid cukup tua, akhirnya diberitahukan ke pemerintah pusat melalui dinas pengelolaan museum dan kepurbakalaan, oleh tokoh masyarakat sekitar yakni Basyari Hambali dan Mochmad Aswantari. Sampai sekarang peninggalan itu masih bisa dijumpai di Sapuro, yang di lokasi yang sama juga terdapat Makam Syekh Habib Ahmad yang terus dikunjungi warga masyarakat dari berbagai belahan penjuru Indonesia , termasuk juga dari Timur Tengah. Peringatan Haul Tahunan di sana juga kerapkali dihadiri ulama dari Mesir yang juga merupakan keturunan dari Syekh Habib Ahmad. Makam Sapuro yang memiliki daya magnet dengan didatangi ribuan warga, membuat taraf perekonomian di lingkungan sana bertambah dengan berbagai fasilitas yang dipersiapkan untuk para peziarah, seperti penginapan, aneka aksesoris batik dan lain sebagainya.


    https://www.facebook.com/notes/cerita-horor/asal-usul-kota-pekalongan-menurut-legenda-joe/145231968896829
    Read More

    Sunday, March 8, 2015

    Jalan Lingkar Utara Pekalongan

    By Unknown8:51 PMNo comments

           JALINGKUT PEKALONGAN


       gambar jalur pembangunan jalan lingkar utara pekalongan
       sumber foto : radar pekalongan

          Dewasa ini masalah mengenai jalan pantura ( pantai utara ) seakan – akan tiada akhirnya, dari kemacetan, jalan rusak, jembatan ambles, kecelakaan lalu lintas, dan carut marutnya lalu lintas di jalan pantura. Hal demikian disebabkan karena banyak faktor, nah, dengan kondisi seperti ini apakah keselamatan jalan akan terjamin?, tentunya tidak. Dengan kondisi jalan dan infrastruktur yang baguspun bisa terjadi kecelakaan apalagi dengan kondisi jalan di pantura. Risiko kecelakaan akan semakin besar.
              Pemerintah pantura ( Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang ) sudah memiliki program keselamatan jalan dengan menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas, perbaikan jalan dan infrastruktur, dll, namun kondisi lalu lintas pantura seakan tiada akhirnya. Apalagi karena wilayah ini berdekatan dengan pantai utara jawa, maka dibeberapa titik lokasi sering juga terkena banjir/air rob. Hal ini juga bisa menyebabkan kerusakan jalan.
              Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah Kota Pekalongan bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Pekalongan, pemerintah Kabupaten Batang, dan pemerintah pusat akan membangun Jalan Lingkar Utara yang melewati Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang. Dengan dibangunnya jalan lingkar ini, maka ka nada pembebasan lahan untuk jalur jalan lingkar. Untuk wilayah Pekalongan kota akan membebaskan lahan di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara agar pembebasan lebih mudah. Hal ini dikarenakan disana adalah daerah rob, jadi pembebasan lebih mudah dan harganya juga murah. Apabila menemukan kendala, maka Pemerintah Kota Pekalongan akan mengalihkan jalur ke wilyah tepi pantai yang tidak melewati lahan warga.
               “Jalur Lingkar Utara sudah disetujui oleh pemerintah pusat. Sekarang masih disusun Detail Engineering Design (DED)-nya,” kata Wali Kota Pekalongan M Basyir Ahmad, ditemui usai mengikuti peresmian pusat pengendalian lalu lintas area traffic control system (ATCS) di pusat ATCS kawasan Terminal Pekalongan, baru-baru ini. ( suara merdeka )
              Wakot Pekalongan menjelaskan, penyusunan DED Jalan Lingkar Utara, dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan sudah mulai digarap sejak awal 2014. Menurutnya, pada 2015 mendatang DED ditargetkan sudah selesai, dan masing-masing daerah sudah mulai membebaskan lahan yang akan dilewati. Berdasarkan DED yang disusun, Jalur Lingkar Utara akan melalui tiga wilayah di jalur Pantura. Dimulai dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan berakhir di Kabupaten Batang. Total panjang Jalur Lingkar Utara sekitar 29 kilometer, dan 7,2 kilometer di antaranya melewati Kota Pekalongan
              Sebenarnya pemerintah Kota Pekalongan sudah menyiapkan rencana pembangunan jalan lingkar ini sudah lama, hanya saja menunggu keputusan dari pusat. Setelah di setujui, maka tugas dari pemerintah Kota Pekalongan adalah membebaskan lahan dan pemerintah pusat menyediakan infrastrukturnya, untuk dibangun jalannya.
              Dibangunnya Jalur Lingkar Utara, diharapkan bisa menjadi solusi kepadatan jalur Pantura yang kini kemacetannya sudah sangat parah. Selain itu, keberadaannya yang akan dilewatkan di wilayah utara juga diharapkan dapat menyokong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pekalongan Utara dan sekitarnya. Dan yang paling penting, maslah keselamatan jalan semoga menjadi lebih baik, dan dapat mengurangi / mencegah kecelakaan lalu lintas, utamanya di wilayah pantura.

    imambudyprastiyo.blogspot.com
    Read More

    Saturday, March 7, 2015

    Pelanggaran Lalu Lintas & SIM

    By Unknown6:46 PMNo comments
    Ya, ini yang bisa menyebabkan kecelakaan,
    Contoh kasus


    Dari gambar di atas, sangat terlihat jelas bahwa itu adalah tindakan yang salah. Kenapa? Karena,
    -         -  Mengendarai sepeda motor bertiga
    -         -  Tidak menggunakan helm
    -         -  Pengendara dibawah umur
    Dari ketiga sebab tersebut, maka tindakan itu merupakan pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran seperti itu sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kecelakaan.
    Demi terwujudnya keselamatan jalan, jika mengendarai sepeda motor itu maksimal dua orang, pastikan menggunakan alat pengaman saat berkendara ( menggunakan helm, pelindung siku/lutut, jaket, sepatu, dll ). Selain itu, pastikan anda sudah mempunyai izin untuk mengemudi dan cek kelengkapan dokumen berkendara sebelum mengemudi. Untu memohon keselamatan, maka berdoalah kepada Allah terlebih dahulu.

    Untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi ( SIM ), maka diperlukan  syarat administrasi, sehat jasmani dan rohani, memahami peraturan lalu lintas dan terampil mengemudikan kendaraan bermotor.

    Persyaratan pemohon SIM perseorangan berdasarkan Pasal 81 ayat (2), (3), (4), dan (5) UU No. 22 Tahun 2009
    1.   Usia
    ·         17 tahun untuk SIM A, C, dan D
    ·         20 tahun untuk SIM B1
    ·         21 tahun untuk SIM B2
    2.   Administratif
    ·         memiliki Kartu Tanda Penduduk
    ·         mengisi formulir permohonan
    ·         rumusan sidik jari
    3.   Kesehatan
    ·         sehat jasmani dengan surat keterangan dari dokter
    ·         sehat rohani dengan surat lulus tes psikologis
    4.   Lulus ujian
    ·         ujian teori
    ·         ujian praktek dan/atau
    ·         ujian ketrampilan melalui simulator


    Ketentuan Pidana :
    Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi yang sah Kendaraan Bermotor yang dikemudikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan dan/atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) (Pasal 288 ayat (2) UU No.22 Tahun 2009).

    Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) (Pasal 281 UU No.22 Tahun 2009).



    Read More

    Friday, March 6, 2015

    kecelakaan

    By Unknown8:02 PMNo comments

    Menurut UU no 22 tahun 2009 tentang Lalu LIntas Angkutan Jalan ( LLAJ )
    “ Kecelakaan Lalu Lintas adalah suatu peristiwa di Jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan Kendaraan dengan atau tanpa Pengguna Jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda “

    Kecelakaan lalu lintas ( laka lantas ) merupakan masalah utama di jalan raya. Hal ini berpengaruh terhadap keselamatan pengguna jalan. apabila pada suatu wialyah terjadi peristiwa kecelakaan, maka akan memunculkan pertanyaan apakah kondisi geometri dan operasional jalan sudah sesui dengan ketentuan yang berlaku. Apakah jalan eksisting tersebut sudah mampu untuk melayani pengguna jalan demi terwujudnya keselamatan jalan. jika kondisi jalan sudah sesuai dengan standar, maka faktor manusia dan kendaraan juga harus sejalan dengan kondisi jalan tersebut. Jadi jalan, manusia, dan kendaraan harus sinkron untuk menciptakan keselamatan jalan.

    Jika terjadi kecelakaan, maka dapat ditentukan
    -        -  Dimana lokasi/tempat kejadian kecelakaan
    -         - Akibat dari kecelakaan tersebut
    -        -  Perubahan desain dan tata cara operasional


    Permaslahan mengenai perolehan data kecelakaan dapat di sebabkan karena tidak semua kejadian kecelakaan dilaporkan, terdapatnya keselahan, dan kurang lengkapnya data kecelakaan.
    Read More

    Manajemen Keselamatan

    By Unknown7:39 PMNo comments
    Keselamatan

    Menurut KBBI

    Menurut UU no 22 tahun 2009 tentang LLAJ
    Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah suatu keadaan terhindarnya setiap orang dari risiko kecelakaan selama berlalu lintas yang disebabkan oleh manusia, Kendaraan, Jalan, dan/atau lingkungan.

    Menurut pengertian umum
    Suatu keadaan terhindarnya seseorang dari resiko kecelakaan

    Manajemen keselamatan
    •      Program dan penyesuaian untuk tercapainya keselamatan lalu lintas.
    •      Program tersebut menghasilkan output berupa kegiatan-kegiatan dilapangan.
    •      Kegiatan / output akan menghasilkan outcome / manfaat berupa perubahan kondisi operasional lalu lintas (outmoce intermediate).
    •      Akibat lainnya adalah adanya perubahan terhadap tingkat kecelakaan dari sisi jumlah dan fatalitas (final outcome).
    •      Ada perubahan terhadap social cost dari Kecelakaan Lalu Lintas.




    Read More

    Keselamatan & Kecelakaan

    By Unknown7:32 PMNo comments
    Kenapa kita membutuhkan keselamatan ?

    Latar belakang keselamatan
    Ø  Era Globalisasi membawa pengaruh terhadap kemajuan zaman.
    Ø  Persaingan semakin ketat, kegiatan antar kawasan/wilayah meningkat.
    Ø  Kebutuhan transportasi untuk memenuhi permintan.
    Ø  Mengurangi risiko kecelakaan.
    Ø  Mewujudkan transportasi yang aman dan selamat.

    Kecelakaan
    Indonesia menempati urutan pertama peningkatan kecelakaan menurut data Global Status Report on Road Safety yang dikeluarkan WHO. Indonesia dilaporkan mengalami kenaikan jumlah kecelakaan lalu lintas hingga lebih dari 80 persen. Di Indonesia, jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 120 jiwa per harinya. Tak berbeda jauh dengan di Nigeria, yang mengklaim 140 jiwa warganya tewas akibat kecelakaan setiap hari.

    Sementara, angka kematian global saat ini tercatat mencapai angka 1,24 juta per tahun. Diperkirakan, angka tersebut akan meningkat hingga tiga kali lipat menjadi 3,6 juta per tahun pada 2030.

    Seperti dilansir dari the Washington Post, menurut data terbaru Global Burden, di negara berkembang kecelakaan lalu lintas termasuk lima besar penyebab utama kematian di dunia. Melampaui HIV/AIDS, malaria, TBC, dan penyakit pembunuh lainnya. Para korban cenderung merupakan warga miskin, muda, dan kebanyakan laki-laki.

    Pembunuh global yang paling mengancam dalam berlalu lintas adalah kendaraan bermotor. Menurut Spesialis Keselamatan Lalu Lintas di Bank Dunia Jose Luis Irigoyen, negara-negara miskin menyumbang 50 persen dari kemacetan lalu lintas di dunia. Mereka juga menyumbang 90 persen jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas. 

    Direktur Keselamatan Transportasi Darat Kementerian Perhubungan Gede Pasek mengatakan, berdasarkan catatan yang dia miliki, angka kematian di jalan raya sebetulnya menurun setiap tahun. Menurut data kepolisian, angka kecelakaan di jalan raya pada 2013 sebanyak 26.464 kasus, menurun dari 2012 sebanyak 29.544 dan 31.234 kasus pada 2010. 

    Untuk menekan angka kematian di jalan raya, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki 68 titik rawan kecelakaan di seluruh Indonesia. "Soal geometri jalan diurusi oleh Kemen-PU, Kemenhub menangani rambu-rambu lalu lintas yang dibuthkan," lanjut Gede Pasek. 


    Dampak kecelakaan
    Aspek manusia
    Ø  Kecelakaan mengakibatkan cedera dan kematian
    Ø  Kecelakaan dapat mengakibatkan tidak mampu bekerja, menurunnya penghasilan serta mengakibatkan penderitaan bagi keluarga
    Ø  Kecelakaan mengakibtkan efek trauma bagi pelaku maupun korban
    Aspek ekonomi
    Ø  Kecelakaan mengakibatkan penurunan kesejahteraan masyarakat
    Ø  Kecelakaan dapat mengakibatkan kerugian sosial yang besar

    Kebutuhan manajemen untuk keselamatan jalan
    Ø  Kecelakaan lalu lintas adalah buah dari kelalaian dan ketidaksiapan.
    Ø  Penurunan peluang kecelakaan adalah  adalah peluang bisnis.
    Ø  Upaya perwujudan keselamatan transportasi  adalah investasi

    Prinsip keselamatan
    1.    Keselamatan adalah budaya
    2.    Keselamatan adalah etika kepedulian terhadap orang lain
    3.    Keselamatan adalah tanggung jawab bersama
    4.    Keselamatn harus dilatih
    5.    Keselamatan adalah pekerjaan
    6.    Keselamatan adalagh pencegahan kecelakaan
    7.    Keselamatan adalah bisnis

    Pencegahan kecelakaan
    Aksioma Heindrich
    Ø  Setiap Kecelakaaan selalu ada sebabnya
    Ø  Bila penyebab kecelakaan dihilangkan, maka kecelakaan  dapat dihindarkan
    Setiap kecelakaan pada dasarnya dapat dicegah !





    Read More
    luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com
    ← Newer Posts Older Posts → Home

    Social Profiles

    TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail
    • Popular
    • Tags
    • Blog Archives

    Transportation Cadet

    Transportation Cadet
    Management of Road Transport Safety
    • Traffic Calming / Alat Pengendali Kecepatan
      Traffic Calming  A. Latar Belakang           latar belakang pembuatan traffic calming tidak terlepas dari bergesernya kultur budaya ...
    • Jalan Lingkar Utara Pekalongan
             JALINGKUT PEKALONGAN     gambar jalur pembangunan jalan lingkar utara pekalongan     sumber foto : radar pekalongan      ...
    • PENDAFTARAN TARUNA POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN ( PKTJ )
      PENGUMUMAN SIPENCATAR TAHUN 2015  POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN PENGUMUMAN Nomor : PG.001/II/SIPENCATAR ...
    • Manajemen Keselamatan
      Keselamatan Menurut KBBI Menurut UU no 22 tahun 2009 tentang LLAJ Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah suatu kead...
    • Pentingnya Posisi Membonceng Sepeda Motor
      Sepeda motor merupakan alat transportasi primadona masyarakat Indonesia. Di Indonesia, penggunaan sepeda motor sangat populer. Jumlah ...
    • Pelanggaran Lalu Lintas & SIM
      Ya, ini yang bisa menyebabkan kecelakaan, Contoh kasus Dari gambar di atas, sangat terlihat jelas bahwa itu adalah tindakan yang ...
    • Manusia Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas
                Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang lebih sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan dibekali akal fikiran...
    • Realita di Masyarakat
      "MASYARAKAT" pembicara publik          sebelumnya selamat malam broh, numpang iseng bentar, mumpung belum ngantuk nih wala...
    • Pengendara dibawah Umur
      Kecelakaan memang sudah menjadi peristiwa yang tidak langka lagi untuk ditemukan. Tiap hari pasti di Indonesia terjadi kecelakaan la...
    • Keselamatan & Kecelakaan
      Kenapa kita membutuhkan keselamatan ? Latar belakang keselamatan Ø   Era Globalisasi membawa pengaruh terhadap kemajuan zaman. Ø  ...

    Blog Archive

    • ►  2016 (2)
      • ►  October (2)
    • ▼  2015 (18)
      • ►  July (4)
      • ►  June (1)
      • ►  May (2)
      • ▼  March (9)
        • Pendaftaran Taruna Perhubungan (SIPENCATAR) 2015
        • Pentingnya mematuhi marka jalan
        • Sejarah Pekalongan
        • Jalan Lingkar Utara Pekalongan
        • Pelanggaran Lalu Lintas & SIM
        • kecelakaan
        • Manajemen Keselamatan
        • Keselamatan & Kecelakaan
        • Defensive Driving
      • ►  February (2)
    • ►  2014 (8)
      • ►  May (8)

    warning

    KEEP CALM ! no NGEBUT no BENJUT

     
    • Safety First !

      Safety First !
    • dont follow !

      dont follow !
    • keep calm !

      keep calm !
    Copyright © nambah_wawasan | Powered by Blogger
    Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | NewBloggerThemes.com