• TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

nambah_wawasan

  • Home
  • Social Media
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
  • Downloads
    • Movie
    • Games
    • Software
      • Office
  • Transportation
    • Bus
    • Train
    • Taxi
    • Travel
  • My Pekalongan
    • Kota Batik
    • Kota Santri
  • BUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTAS

    Translate

    About Me

    Unknown
    View my complete profile

    read !

    JADILAH PELOPOR KESELAMATAN LALU LINTAS - KESELAMATAN LALU LINTAS ADALAH TANGGUNG JAWAB KITA BERSAMA

    PENTING !

    LAKUKAN YANG TERBAIK SELAGI KAMU MAMPU

    Download

    visitor

    imam budy prastiyo. Powered by Blogger.

    Blog Archive

    • ▼  2016 (2)
      • ▼  October (2)
        • Penyuluhan Keselamatan Jalan
        • Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan
    • ►  2015 (18)
      • ►  July (4)
      • ►  June (1)
      • ►  May (2)
      • ►  March (9)
      • ►  February (2)
    • ►  2014 (8)
      • ►  May (8)
    Powered By Blogger

    calm driving & safety first !

    calm driving & safety first !

    Saatnya Bertindak - Aksi Keselamatan Jalan Indonesia 2011 - 2020

    Sekecil apapun tindakan kita untuk keselamatan jalan, kita sudah berkontribusi melakukan aksi untuk kemajuan bangsa

    Decade of Action for Road Safety

    Dengan adanya Dekade Aksi Keselamatan Jalan, ini merupakan kampanya untuk mewujudkan keselamatan jalan yang nyata.

    Empati Menyelamatkan Orang Lain

    Sedikit empati dapat menyelamatkan orang lain,jangan bersikap apatis dalam berlalu lintas demi terwujudnya keselamatan jalan

    Rambu Lalu Lintas

    Selalu patuhi rambu - rambu lalu lintas di jalan demi keselamatan bersama

    Jangan Ada Korban

    Jangan ada lagi kecelakaan, bayangkan jika keluarga kita yang menjadi korban, mari cegah kecelakaan dengan tertib berlalu lintas

    Monday, October 24, 2016

    Penyuluhan Keselamatan Jalan

    By Unknown9:31 AMNo comments
    PENYULUHAN KESELAMATAN JALAN

    A.  Tujuan
    1.      Memahami dasar hukum program penyuluhan keselamatan jalan
    2.      Mengerti dan memahami tujuan dilakukannya penyuluhan keselamatan jalan

    B.   Dasar hukum
    1.      Undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan
    2.      Instruksi presiden RI No. 4 tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan

    C.    Definisi Penyuluhan
    Penyuluhan adalah proses aktif yang memerlukan interaksi antara penyuluh dan yang disuluh agar terbangun proses perubahan perilaku yang merupakan perwujudan dari pengetahuan, sikap dan keterampilan seseorang yang dapat diamati oleh orang/pihak lain, baik secara langsung atau tidak langsung.

    D.    Penyuluhan Menurut Ahli
    1.      Setiana L. (2005), penyuluhan adalah ilmu sosial yang mempelajari sistem dan proses perubahan pada individu serta masyarakat agar dapat terwujud perubahan yang lebih baik sesuai dengan yang diharapkan
    2.      A. W. Van Den Ban dkk. (1999), informasi secara sadar dengan tujuan membantu sesamanya
    3.      UU No. 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhn Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K), adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mau  dan mampu menolong dan mengorganisasikan dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumber daya lainnya sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraannya serta meningkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup
    4.      DC (1995) menyatakan bahwa, penyuluhan tidak sekedar merupakan proses perubahan perilaku pada diri seseorang tetapi merupakan proses perubahan sosial, yang mencakup banyak aspek, termasuk politik dan ekonomi yang dalam jangka panjang secara bertahap mampu diandalkan menciptakan pilihan-pilihan baru untuk memperbaiki kehidupan masyarakat
    5.      Mardikanto (1987), penyuluhan sebagai proses komunikasi pembangunan, penyuluhan tidak sekedar upaya untuk menyampaikan pesan-pesanpembangunan tetapi yang lebih penting dari itu adalah untuk menumbuh-kembangkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan






    E.  Penyuluhan keselamatan transportasi jalan
                  Adalah suatu proses untuk meningkatkan keselamatan jalan melalui kegiatan pendidikan (non formal) berkeselamatan bagi operator serta pemahaman keselamatan bagi masyarakat. Pendidikan keselamatan bagi operator ditujukan untuk membekali pengetahuan dan ketrampilan tentang standar dan prosedur keselamatan serta merubah perilakunya untuk peduli terhadap keselamatan transportasi jalan. Proses aktif yang memerlukan interaksi antara penyuluh dan yang disuluh agar terbangun proses perubahan perilaku yang merupakan perwujudan dari pengetahuan, sikap dan keterampilan seseorang yang dapat diamati oleh orang/pihak lain, baik secara langsung atau tidak langsung. 

    F.   Proses-proses dalam penyuluhan keselamatan transportasi jalan
    1.      Proses komunikasi persuasif oleh penyuluh
    2.      Proses pemberdayaan sasaran penyuluhan
    3.      Proses komunikasi timbal balik antara penyuluh dan sasaran penyuluhan

    G. Tahap adopsi pada diri sasaran penyuluhan
    1.      Tahap penumbuhan perhatian: mengetahui adanya gagasan/ide atau praktek baru untuk pertama kalinya
    2.      Tahap penumbuhan minat: ingin mengetahui lebih banyak dan berusaha mencari informasi lebih lanjut.
    3.      Tahap menilai: mampu membuat perbandingan.
    4.      Tahap mencoba: mencoba gagasan baru atau praktek baru.
    5.      Tahap menerapkan: meyakini dan menerapkan sepenuhnya secara berkelanjutan.

    H.  Penyusunan program penyuluhan
    1.      Perumusan keadaan: penggambaran fakta berupa data dan informasi
    2.      Penetapan tujuan: perumusan keadaan yang hendak dicapai SMART, yaitu specific (khas); measurable (dapat diukur); actionary (dapat dikerjakan/dilakukan); realistic (realistis); dan time frame (memiliki batasan waktu untuk mencapai tujuan)
    3.      Penetapan masalah: perumusan faktor-faktor yang dapat menyebabkan tidak tercapainya tujuan
    4.      Penetapan rencana kegiatan: merumuskan cara mencapai tujuan
    a.      Tingkat kemampuan sasaran penyuluhan
    b.      Ketersediaan teknologi/inovasi, sarana dan prasarana
    c.      Tingkat kemampuan penyuluh
    d.      Situasi lingkungan fisik, sosial dan budaya yang ada
    e.      Alokasi pembiayaan

       G.    Materi penyuluhan
    1.      Pesan yang akan disampaikan penyuluh kepada sasaran penyuluhan
    2.      Berupa pesan kognitif, afektif, psikomotorik maupun kreatif
    3.      Bersifat menganjurkan, melarang, memberitahu, maupun menghibur
    4.      Prinsip 7 C
    ·         Credibility: pesan dapat diyakini kebenarannya
    ·         Contex: berkaitan dengan masalah keselamatan di wilayahnya
    ·         Content: isinya memiliki arti bagi penerima pesan
    ·         Clarity: jelas susunan bahasa, gambar dan simbol
    ·         Continuity and consistency: berkelanjutan dan konsisten dalam menyampaikan pesan
    ·         Channels: saluran media komunikasi yang sesuai penerima
    ·         Capability of audience: sesuai dengan kemampuan penerima pesan

    H.    Metode penyuluhan
    1.      Berdasarkan teknik komunikasi yang digunakan:
    a.       Metode penyuluhan langsung yaitu penyuluhan yang dilakukan melaui atap muka antara penyuluh dan sasaran penyuluhan (demonstrasi, kursus, diskusi, dll)
    b.      Metode penyuluhan tidak langsung. Metode ini dilakukan melalui perantara/media komunikasi (pemasangan poster, penyebaran brosur/leaflet/majalah, siaran radio, siaran televisi, pemutaran film, dll)

    2.      Berdasarkan jumlah sasaran
    a.       Pendekatan perorangan, antara penyuluh dengan orang per orang
    b.      Pendekatan kelompok ,Antara penyuluh dengan sekelompok orang (diskusi, kursus, serasehan, dll)
    c.       Pendekatan massal, Dilakukan antara lain dengan cara siaran radio, siaran televisi, pemasangan poster/spanduk, kampanye, dll 

    3.      Berdasarkan indera penerima sasaran
    a.       Indera penglihatan, Melalui pemasangan poster/spanduk, penyebaran brosur/leaflet/majalah, dll.
    b.      Indera pendengaran, Melalui indera pendengaran, antara lain melalui siaran radio, iklan radio, dll.
    c.       Kombinasi indera penerima, Melalui demonstrasi cara/hasil, pemutaran film, siaran televisi, dll.

    4.      Ceramah
    a.       Penyampaian materi tanpa banyak partisipasi dalam bentuk pertanyaan atau diskusi
    b.      (+) Kelas mudah dikuasai; mudah dilaksanakan; dapat diikuti peserta dalam jumlah besar
    c.        (-) Bersifat verbal; peserta cenderung bosan; sangat tergantung pada kemampuan penceramah

    5.      Demonstrasi
    a.       Memperlihatkan secara nyata tentang cara dan/atau hasil terkait sesuatu hal
    b.      (+) Pemahaman peserta mengenai materi lebih dalam
    c.       (-) Memakan waktu lama; sumber daya yang dibutuhkan relatif besar


    6.      Kursus/pelatihan
    a.       Proses belajar mengajar yang diselenggarakan secara sistematis dan dalam jangka waktu tertentu
    b.      (+) Efektif untuk mengajarkan pengetahuan dan keterampilan secara mendalam dan sistematis; alumni dapat dipakai sebagai kader bagi kelompoknya
    c.       (-) Relatif mahal serta memerlukan persiapan dan pelaksanaan yang cermat; kurangnya sarana dan alat bantu pengajaran sering mengganggu tercapainya tujuan; menjangkau relatif sedikit peserta

    7.      Pameran
    a.       Usaha memperlihatkan atau mempertunjukkan model, contoh, barang, peta, grafik, gambar, poster, benda hidup dan sebagainya secara sistematis pada suatu tempat tertentu
    b.      (+) Jangkauan sasaran lebih luas; mempunyai efek publisitas
    c.       (-) Memerlukan banyak persiapan dan biaya; harus berganti tema; tema tertentu; memerlukan penjaga yang benar-benar menguasai masalah

    8.      Pemutaran film
    a.       Metode penyuluhan dengan menggunakan alat film yang bersifat visual dan massal, serta menggambarkan proses sesuatu kegiatan.
    b.      (+) Lebih menarik; sekaligus sebagai hiburan; jangkauannya lebih luas
    c.       (-) Tidak terdapat komunikasi dua arah; biaya tinggi

    I.       Media Penyuluhan
    1.      Media penyuluhan tercetak
    Bentuk
    Kelebihan
    Kekurangan
    -          Foto
    -          poster
    -          leaflet
    -          diagram
    -          grafik
    -          brosur
    -          majalah
    -          buku
    -          tahan lama
    -          dapat dibaca berulang-ulang
    -          dapat digunakan sesuai kecepatan belajar masing-masing orang
    -          mudah dibawa.
    -          Proses penyampaian informasi sampai pencetakan butuh waktu relatif lama
    -          sukar menampilkan gerak
    -          membutuhkan tingkat literasi yang memadai
    -          cenderung membosankan bila padat dan panjang.

    2.      Media penyuluhan audio
    Bentuk
    Kelebihan
    Kekurangan
    -          Kaset CD
    -          DVD
    -          MP3
    -          MP4 audio
    -          Informasi dikemas sudah tetap
    -          terpatri dan tetap sama jika direproduksi
    -          produksi dan reproduksinya tergolong ekonomis dan mudah didistribusikan
    -          Bila terlalu lama akan membosankan
    -          perbaikan atau merevisi harus memproduksi master baru

    1.      Media penyuluhan audio
    Bentuk
    Kelebihan
    Kekurangan
    -          Kaset CD
    -          DVD
    -          MP3
    -          MP4 audio
    -          Informasi dikemas sudah tetap
    -          terpatri dan tetap sama jika direproduksi
    -          produksi dan reproduksinya tergolong ekonomis dan mudah didistribusikan
    -          Bila terlalu lama akan membosankan
    -          perbaikan atau merevisi harus memproduksi master baru

    Read More
    luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com
    Older Posts → Home

    Social Profiles

    TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail
    • Popular
    • Tags
    • Blog Archives

    Transportation Cadet

    Transportation Cadet
    Management of Road Transport Safety
    • Traffic Calming / Alat Pengendali Kecepatan
      Traffic Calming  A. Latar Belakang           latar belakang pembuatan traffic calming tidak terlepas dari bergesernya kultur budaya ...
    • Jalan Lingkar Utara Pekalongan
             JALINGKUT PEKALONGAN     gambar jalur pembangunan jalan lingkar utara pekalongan     sumber foto : radar pekalongan      ...
    • PENDAFTARAN TARUNA POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN ( PKTJ )
      PENGUMUMAN SIPENCATAR TAHUN 2015  POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN PENGUMUMAN Nomor : PG.001/II/SIPENCATAR ...
    • Manajemen Keselamatan
      Keselamatan Menurut KBBI Menurut UU no 22 tahun 2009 tentang LLAJ Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah suatu kead...
    • Pentingnya Posisi Membonceng Sepeda Motor
      Sepeda motor merupakan alat transportasi primadona masyarakat Indonesia. Di Indonesia, penggunaan sepeda motor sangat populer. Jumlah ...
    • Pelanggaran Lalu Lintas & SIM
      Ya, ini yang bisa menyebabkan kecelakaan, Contoh kasus Dari gambar di atas, sangat terlihat jelas bahwa itu adalah tindakan yang ...
    • Manusia Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas
                Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang lebih sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan dibekali akal fikiran...
    • Realita di Masyarakat
      "MASYARAKAT" pembicara publik          sebelumnya selamat malam broh, numpang iseng bentar, mumpung belum ngantuk nih wala...
    • Pengendara dibawah Umur
      Kecelakaan memang sudah menjadi peristiwa yang tidak langka lagi untuk ditemukan. Tiap hari pasti di Indonesia terjadi kecelakaan la...
    • Keselamatan & Kecelakaan
      Kenapa kita membutuhkan keselamatan ? Latar belakang keselamatan Ø   Era Globalisasi membawa pengaruh terhadap kemajuan zaman. Ø  ...

    Blog Archive

    • ▼  2016 (2)
      • ▼  October (2)
        • Penyuluhan Keselamatan Jalan
        • Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan
    • ►  2015 (18)
      • ►  July (4)
      • ►  June (1)
      • ►  May (2)
      • ►  March (9)
      • ►  February (2)
    • ►  2014 (8)
      • ►  May (8)

    warning

    KEEP CALM ! no NGEBUT no BENJUT

     
    • Safety First !

      Safety First !
    • dont follow !

      dont follow !
    • keep calm !

      keep calm !
    Copyright © nambah_wawasan | Powered by Blogger
    Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | NewBloggerThemes.com