• TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail

nambah_wawasan

  • Home
  • Social Media
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
  • Downloads
    • Movie
    • Games
    • Software
      • Office
  • Transportation
    • Bus
    • Train
    • Taxi
    • Travel
  • My Pekalongan
    • Kota Batik
    • Kota Santri
  • BUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTASBUDAYAKAN TERTIB LALU LINTAS

    Translate

    About Me

    Unknown
    View my complete profile

    read !

    JADILAH PELOPOR KESELAMATAN LALU LINTAS - KESELAMATAN LALU LINTAS ADALAH TANGGUNG JAWAB KITA BERSAMA

    PENTING !

    LAKUKAN YANG TERBAIK SELAGI KAMU MAMPU

    Download

    visitor

    imam budy prastiyo. Powered by Blogger.

    Blog Archive

    • ▼  2016 (2)
      • ▼  October (2)
        • Penyuluhan Keselamatan Jalan
        • Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan
    • ►  2015 (18)
      • ►  July (4)
      • ►  June (1)
      • ►  May (2)
      • ►  March (9)
      • ►  February (2)
    • ►  2014 (8)
      • ►  May (8)
    Powered By Blogger

    calm driving & safety first !

    calm driving & safety first !

    Sunday, October 16, 2016

    Home » » Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan

    Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan

    By Unknown2:05 AMNo comments

    PERTEMUAN
    Memahami Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan
    Tujuan
    1.      Memahami dasar hukum program kampanye keselamatan jalan
    2.      Mengerti dan memahami tujuan dilakukannya kampanye keselamatan jalan

    Dasar Hukum
    1.      UU No  22 Tahun 2009
    2.      Instruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan
    3.      Panduan Keselamatan Jalan
    4.      RUNK Jalan 2011 – 2035
    5.      Sosialisasi Keselamatan Jalan – PT TRIDAYA CIPTA UTAMA-PERHUBUNGAN DARAT 2008
    6.      Review Rencana Umum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan – PT Aulia Sakti Internasional 
    7.      Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2015, Tentang Standar Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan.

    Definisi Kampanye
    1.      Menurut WWF (The World Wide Fund for Nature) Indonesia, kampanye adalah alat untuk menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran, untuk meningkatkan kepedulian dan perubahan  perilaku dari target audiens.
    2.      Rogers dan Storey (1987) mendefinisikan kampanye sebagai rangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak yang dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu.
    3.      Menurut KBBI. kampanye adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yang bersaing memperebutkan kedudukan dalam parlemen dan sebagainya untuk mendapat dukungan massa pemilih dalam suatu pemungutan suara.
    4.      Rajasundarman, kampanye dapat diartikan sebagai pemanfaatan berbagai metode komunikasi yang berbeda secara terkoordinasi dalam periode waktu tertentu yang ditujukan untuk mengarahkan khalayak pada masalah tertentu berikut pemecahannya.
    5.      Leslie B. Snyder menuturkan kampanye komunikasi adalah tindakan komunikasi yang terorganisasi yang diarahkan pada khalayak tertentu, pada periode waktu tertentu guna mencapai tujuan tertentu.

    Kampanye Keselamatan Jalan
    Suatu bentuk kegiatan terencana yang dilaksanakan oleh organisasi/kelompok tertentu dalam waktu tertentu untuk menyebarkan informasi tentang keselamatan jalan dengan tujuan menciptakan dampak pada sejumlah masa dalam meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan jalan yang menggunakan berbagai metode komunikasi. Karakteristik Kampanye Keselamatan Jalan.
    Karakteristik Kampanye
    1.      Informasi ke masyarakat luas
    2.      Mempopulerkan masalah-masalah sosial di masyarakat
    3.      Hendak merubah kebiasaan atau perilaku
    4.      Memperbaiki kondisi sosial
    5.      Memberikan sebuah pemecahan
    6.      Tidak bermuatan politik
    7.      Menciptakan efek tertentu
    8.      Dilaksanakan dalam waktu tertentu
    9.      Komunikasi yang terorganisasi

    Model Kampanye
    1.      Model Perkembangan Lima Tahap Fungsional (Venus, 2004:18)

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgk5pUvYQmpR5IjJvLMuMxTYA7Ck8OgwOS4Q2g2OVbcL3LotY8ZV9olWoLnC2wpL6vyDvLAAR9Q0hS9UybohctK_luJtEuk1S9S5SPZ_j_RJytpTvxojRRfttdTU5Z7SJM1L52s-udwj0bw/s1600/model+perkembangan+lima+tahap.jpg

                Tahap identifikasi merupakan tahap penciptaan identitas kampanye yang dengan mudah dapat dikenali oleh khalayak. Hal yang umum digunakan untuk kampanye pemilu misalnya logo, lagu atau jingle dan slogan yang digunakan oleh semua partai peserta pemilu.
                Tahap berikutnya adalah legitimasi. Dalam kampanye politik, legitimasi diperoleh ketika seseorang telah masuk dalam daftar kandidat anggota legislatif, atau seorang kandidat presiden memperoleh dukungan yang kuat dalam polling yang dilakukan lembaga independen.
                Tahap ketiga adalah partisipasi. Tahap ini dalam praktiknya relatif sulit dibedakan dengan tahap legitimasi karena ketika seorang kandidat, mendapatkan legitimasi, pada saat yang sama dukungan yang bersifat partisipatif mengalir dari khalayak. Partisipasi ini dapat bersifat nyata (real) atau simbolik. Partisipasi nyata ditunjukkan oleh keterlibatan orang-orang dalam menyebarkan pamflet, brosur atau poster, menghadiri demonstrasi yang diselenggarakan pasangan kandidat. Sedangkan simbolik dinyatakan dengan perbuatan menempelkan stiker atau gambar/poster pasangan kandidat.
                Tahap keempat adalah tahapan penetrasi. Pada tahap ini seorang kandidat, sebuah produk atau sebuah gagasan telah hadir dan mendapat tempat di hati masyarakat. Seorang juru kampanye misalnya, telah berhasil menarik simpati masyarakat dan meyakinkan mereka bahwa ia adalah kandidat terbaik dari sekian yang ada.
                Terakhir adalah tahap distribusi atau dapat disebut dengan tahap pembuktian. Pada tahap ini tujuan kampanye pada umumnya telah tercapai. Kandidat politik telah mendapatkan kekuasaan yang mereka cari. Tinggal bagaimana mereka membuktikan janji-janji mereka saat kampanye. Bila mereka gagal melakukan hal itu maka akibatnya akan fatal bagi kelangsungan jabatan atau gagasan yang telah diterima masyarakat.
    Model Kompenensial Kampanye Model ini menggambil komponen-komponen pokok yang terdapat dalam suatu proses pengiriman dan penerimaan pesan-pesan kampanye. Unsur-unsur yang terdapat di dalamnya meliputi: sumber kampanye, saluran, pesan, penerima kampanye, efek dan umpan balik. Unsur-unsur ini harus dipandang sebagai satu kesatuan yang mendeskripsikan dinamika proses kampanye. 

    2.      Model Kampanye Ostergaard Model ini dikembangkan oleh Leon Ostergaard, seorang teoritis dan praktis kampanye kawanan dari Jerman (Klingemann, 2002). Menurut Ostergaard sebuah rancangan program kampanye untuk perubahan sosial yang tidak didukung oleh temuan-temuan ilmiah tidaklah layak untuk dilaksanakan. Alasannya karena program semacam itu tidak akan menimbulkan efek apapun dalam menanggulangi masalah yang dihadapi. Sebuah program kampanye hendaklah selalu dimulai dari identifikasi masalah secara jernih langkah ini disebut sebagai tahap Prakampanye. Tahap kedua pegelolaan kampanye.

    3.      The Communicative Functions Model Judith Trent dan Robert Friendenberg adalah praktisi sekaligus pengamat kampanye politik kampanye di Amerika Serikat dalam bukunya yang bertajuk Political Campaign Communication. Model ini memusatkan analisisnya pada tahapan kegiatan kampanye. Langkah-langkahnya dimulai dari surfacing (pemunculan), primary (primer), nomination (pencalonan) dan election (pemilihan). 

    4.      Model Kampanye Nowak dan Warneryd Menurut McQuail dan Windahl (1993) model kampanye Nowak dan Warneryd merupakan salah satu contoh model tradisional kampanye. Pada model ini proses kampanye dimulai dari tujuan yang hendak dicapai dan diakhiri dengan efek yang diinginkan. Model ini merupakan deskriptif dari bermacam-macam proses kerja dalam kampanye. Pada model model kampanye Nowak dan Warneryd ini terdapat delapan elemen kampanye yang harus diperhatikan yaitu: Intended effect (efek yang diharapkan), Competiting communication (persaingan komunikasi), Communication object (objek komunikasi), Target pupulation & Receiving group (populasi target dan kelompok penerima), The channel (saluran), The message (pesan), The communicator/sender (komunikator/pengirim pesan), The obtained effect (efek yang dicapai. 

    5.      The Diffusion of Innovations Model Model difusi inovasi ini umumnya diterapkan dalam kampanye periklanan (commercial campaign) dan kampenye yang berorientasi pada perubahan sosial. (social change campign). Penggagasnya adalah ilmual komunikasi Everett M. Rogers. Dalam model ini Rogers menggambarkan adanya empat tahap yang akan terjadi ketika proses kampanye berlangsung tahap pertama yaitu informasi (information), tahap kedua membuat keputusan untuk mencoba (decision, adoption and trial), tahap terakhir adalah konfirmasi atau reevaluasi. (Larson, 1993).

    Contoh Kampanye
    kampanye keselamatan jalan di sekolah

    Tujuan 
    1.      Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keselamatan jalan
    2.      Meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya keselamatan jalan
    3.      Memberikan shock therapy berupa kondisi keselamatan jalan dan angka kecelakaan
    4.      Mendidik dan menyebarkan keselamatan jalan kepada orang lain

    Bentuk KegiatanKampanye dilakukan dengan menggunakan materi yang ditayangkan atau ditampilkan melaluli slide komputer baik berupa tulisan/gambar/video. sehingga lebih mudah diterima oleh sasaran. selain itu, kesempatan tanya jawab juga diberikan, hal ini menjadikan keleluasaan sasaran dalam mengetahui secara mendalam tentang materi yang disamapaikan.

    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbFCamC5C-i2jyIhusAYYBC1uZMm8SarLT0hMzO5Va042N18QoXm-UXEVjnrW5x4FkinSIdeEDzAM8-gwCFbKyb6DskcpTgc86HBpB9HMuGI2N-nHC30BLkwHnd8JFTj-Ypl576uYuehIP/s200/DSC_6599.JPG https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgI24XUwlvWz1uH2O8jBER4o81bpp5IMSI0uywgXkRYEhGy11YW9gQO8kBn3mgu9y2FZfM4m4ni8WQ9l1iJkkAMo_5jFKD_ilGw5zZQd1uU_TdGMpz2rgeBxZKApUhjKr5bRIA1AGnYfQKl/s200/DSC_6605.JPG

    Email ThisBlogThis!Share to XShare to Facebook
    ← Newer Post Older Post → Home

    0 komentar:

    Post a Comment

    luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

    Social Profiles

    TwitterFacebookGoogle PlusInstagramRSS FeedEmail
    • Popular
    • Tags
    • Blog Archives

    Transportation Cadet

    Transportation Cadet
    Management of Road Transport Safety
    • Traffic Calming / Alat Pengendali Kecepatan
      Traffic Calming  A. Latar Belakang           latar belakang pembuatan traffic calming tidak terlepas dari bergesernya kultur budaya ...
    • Jalan Lingkar Utara Pekalongan
             JALINGKUT PEKALONGAN     gambar jalur pembangunan jalan lingkar utara pekalongan     sumber foto : radar pekalongan      ...
    • PENDAFTARAN TARUNA POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN ( PKTJ )
      PENGUMUMAN SIPENCATAR TAHUN 2015  POLITEKNIK KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN PENGUMUMAN Nomor : PG.001/II/SIPENCATAR ...
    • Manajemen Keselamatan
      Keselamatan Menurut KBBI Menurut UU no 22 tahun 2009 tentang LLAJ Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah suatu kead...
    • Pentingnya Posisi Membonceng Sepeda Motor
      Sepeda motor merupakan alat transportasi primadona masyarakat Indonesia. Di Indonesia, penggunaan sepeda motor sangat populer. Jumlah ...
    • Pelanggaran Lalu Lintas & SIM
      Ya, ini yang bisa menyebabkan kecelakaan, Contoh kasus Dari gambar di atas, sangat terlihat jelas bahwa itu adalah tindakan yang ...
    • Manusia Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas
                Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang lebih sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan dibekali akal fikiran...
    • Realita di Masyarakat
      "MASYARAKAT" pembicara publik          sebelumnya selamat malam broh, numpang iseng bentar, mumpung belum ngantuk nih wala...
    • Pengendara dibawah Umur
      Kecelakaan memang sudah menjadi peristiwa yang tidak langka lagi untuk ditemukan. Tiap hari pasti di Indonesia terjadi kecelakaan la...
    • Keselamatan & Kecelakaan
      Kenapa kita membutuhkan keselamatan ? Latar belakang keselamatan Ø   Era Globalisasi membawa pengaruh terhadap kemajuan zaman. Ø  ...

    Blog Archive

    • ▼  2016 (2)
      • ▼  October (2)
        • Penyuluhan Keselamatan Jalan
        • Pentingnya Kampanye Keselamatan Jalan
    • ►  2015 (18)
      • ►  July (4)
      • ►  June (1)
      • ►  May (2)
      • ►  March (9)
      • ►  February (2)
    • ►  2014 (8)
      • ►  May (8)

    warning

    KEEP CALM ! no NGEBUT no BENJUT

     
    • Safety First !

      Safety First !
    • dont follow !

      dont follow !
    • keep calm !

      keep calm !
    Copyright © nambah_wawasan | Powered by Blogger
    Design by NewWpThemes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com | NewBloggerThemes.com